Hati-Hati Penyakit Leptospirosis Di Musim Hujan

hati-hati-penyakit-leptospirosiswww.ragasehat.com – Hati-hati penyakit leptospirosis di musim hujan. Beberapa hari belakangan ini selalu ditemani oleh  hujan, banjir dimana-mana dan genangan air banyak terdapat dijalan-jalan maupun di halaman rumah.  Selain tidak nyaman karena kalau kita mau pergi kemana-mana harus pakai payung maupun jas hujan genangan air ini juga bisa menjadi sumber penyakit. Ya lubang yang tergenang air perlu diwaspadai karena bisa saja terdapat penyakit leptospirosis

Penyakit Leptospirosis

Penyakit leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira sp yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya. Bakteri leptospira ini biasanya terdapat pada ginjal, didalam ginjal itu leptospira bisa bertahan lama dan biasanya banyak bakteri yang dikeluarkan oleh hewan melalui air kencingnya. Yang perlu berhati-hati karena pada musim hujan ini bisa saja air kencing dari hewan yang terdapat kabteri leptospira tercampur air hujan dan terbawa banjir.

Jika seseorang terkena campuran air kencing tikus ini dan masuk kedalam tubuh orang tersebut, masuknya bakteri ini bisa lewat permukaan kulit yang terluka, selaput lender mata dan lubang hidung.

Tikus Penyebar Penyakit Leptospirosis

Sampai saat ini tikus merupakan reservoir dan sekaligus penyebar utama bakteri leptospira karena bertindak sebagai inang alami dan memiliki daa reproduksi yang tinggi. Leptospirosis dapat bertahan sangat didalam tubuh binatang akan tetapi jika terdapat didalam tubuh manusia hanya bisa bertahan selama 60 hari. Dan manusia ini sebagai induk semang yang paling akhir karena jarang ada penularan antara sesame manusia.

Didaerah indemis, puncak kejadian leptospirosis terutama pada saat musim hujan dan banjir. Indonesia beriklim tropis dengan udara yang hangat tanah yang basah dan PH yang alkalis membuat kasus leptospirosis 1000x lebih banyak dibandingkan dengan Negara subtropics.

Organisasi kesehatan dunia(WHO)  mencatat kasus leptospirosis yang terdapat pada Negara subtropis diperkirakan hanya 0.1-1 per 100.000 orang setiap tahunnya sedangkan kalau didaerah yang memiliki iklim tropis kasus ini jadi meningkat menjadi 10 per 100.000 orang setiap tahunnya.

Jadi angka kematian yang disebabkan oleh penyakit leptospirosis ini termasuk cukup tinggi mencapia 2,5-16%. Jika dilihat dari usia  seseorang yang memiliki usua diatas 50 tahun angka kematiannya bisa mencapai 56% dibeberapa publikasi angka kematian dilaporkan mencapa 3-54% tergantung juga system organ  yang terinfeksi penyakit ini.

Jadi kita perlu herhati-hati terhapap penyakit leptospirosis ini karena dimusim hujan ini penyebarab penyakit leptospirosis akan lebih mudah karena disebarkan lewat air hujan